Blog

  • Kapolda Sumsel Tebar Sapi Kurban ke Pesantren dan Masjid, Perkuat Pendekatan Humanis Polri

    Kapolda Sumsel Tebar Sapi Kurban ke Pesantren dan Masjid, Perkuat Pendekatan Humanis Polri

    Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan pendekatan humanis kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan hewan kurban ke sejumlah daerah.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menyalurkan bantuan sapi kurban kepada masyarakat dan lembaga keagamaan di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan Kabupaten Muara Enim.

    Di Kabupaten OKU, bantuan diserahkan kepada Pondok Pesantren Al Fakhriyah Baturaja melalui Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo.

    Sementara di Kabupaten Muara Enim, bantuan sapi kurban disalurkan kepada pengurus Masjid Jami’ Nurul Iman Desa Tanjung Terang melalui Wakapolres Muara Enim Kompol Toni Arman.

    Program sosial ini menjadi bagian dari implementasi pendekatan humanis Polri Presisi sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.

    Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.

    “Kegiatan penyaluran hewan kurban ini merupakan implementasi dari pesan Bapak Kapolda Sumsel yang selalu mengingatkan seluruh jajaran untuk terus berbuat baik kepada masyarakat,” ujarnya.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan kegiatan sosial tersebut bukan sekadar ibadah kurban semata.

    “Kegiatan ini bukan sekadar ibadah kurban, tetapi juga bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” katanya.

    Polda Sumsel memastikan kegiatan sosial kemasyarakatan akan terus diperkuat sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung stabilitas keamanan dan kesejahteraan sosial di Sumatera Selatan

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Serahkan Bantuan Sapi kepada KBPP Polri Sumsel

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Serahkan Bantuan Sapi kepada KBPP Polri Sumsel

    Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 H, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan, Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menunjukkan wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada keluarga besar Polri di Sumatera Selatan

    Rabu 27 Mei 2026, Kapolda Sumsel menyerahkan bantuan berupa 1 (satu) ekor sapi kurban yang ditujukan khusus untuk Keluarga Besar Putra-Putri (KBPP) Polri Daerah Sumatera Selatan.

    Bantuan hewan kurban jumbo diterima oleh Ketua PD KBPP Polri Sumatera Selatan M.Yansuri, SP di Palembang. Momentum ini menjadi simbol mempererat tali silaturahmi serta sinergitas antara institusi Polda Sumsel dengan organisasi keluarga besar putra-putri purnawirawan Polri di wilayah Sumatera Selatan.

    “Bantuan ini merupakan bentuk rasa syukur, kepedulian, dan kehadiran institusi Polri di tengah-tengah keluarga besarnya. Semoga hewan kurban ini membawa berkah dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh keluarga besar KBPP Polri Sumsel serta masyarakat sekitar yang berhak menerimanya,”ujar perwakilan pihak Polda Sumsel saat penyerahan.

     

     

    Sementara itu, Ketua PD KBPP Polri Sumatera Selatan, M.Yansuri, S.IP yang diwakil Sekretaris Mr. Soki dan Wakil Ketua Ade Irawansyam menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bapak Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    “Bantuan ini menegaskan bahwa KBPP Polri selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar Polda Sumsel,”Kata Mr. Soki Sekretaris PD KBPP Polri Sumsel didampingi Wakil Ketua Ade Irawansyam. Rabu 27 Mei 2026 di Kola

    Dikatakan, pemotongan hewan kurban bantuan Kapolda Sumsel di potong, hari Rabu 27 Mei 2026 di Kolam pemancingan Sri Mulya Kecamatan Sematang Borang Palembang.

    “Pihak KBPP Polri Sumsel memastikan bahwa daging hasil pemotongan hewan kurban ini nantinya akan didistribusikan secara adil kepada anggota dan masyarakat yang membutuhkan,

  • Wujud Kepedulian Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Serahkan Bantuan Sapi kepada KBPP Polri Sumsel

    Wujud Kepedulian Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Serahkan Bantuan Sapi kepada KBPP Polri Sumsel

    Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 H, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan, Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menunjukkan wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada keluarga besar Polri di Sumatera Selatan

    Rabu 27 Mei 2026, Kapolda Sumsel menyerahkan bantuan berupa 1 (satu) ekor sapi kurban yang ditujukan khusus untuk Keluarga Besar Putra-Putri (KBPP) Polri Daerah Sumatera Selatan.

    Bantuan hewan kurban jumbo diterima oleh Ketua PD KBPP Polri Sumatera Selatan M.Yansuri, SP di Palembang. Momentum ini menjadi simbol mempererat tali silaturahmi serta sinergitas antara institusi Polda Sumsel dengan organisasi keluarga besar putra-putri purnawirawan Polri di wilayah Sumatera Selatan.

    “Bantuan ini merupakan bentuk rasa syukur, kepedulian, dan kehadiran institusi Polri di tengah-tengah keluarga besarnya. Semoga hewan kurban ini membawa berkah dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh keluarga besar KBPP Polri Sumsel serta masyarakat sekitar yang berhak menerimanya,”ujar perwakilan pihak Polda Sumsel saat penyerahan.

     

     

    Sementara itu, Ketua PD KBPP Polri Sumatera Selatan, M.Yansuri, S.IP yang diwakil Sekretaris Mr. Soki dan Wakil Ketua Ade Irawansyam menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bapak Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    “Bantuan ini menegaskan bahwa KBPP Polri selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar Polda Sumsel,”Kata Mr. Soki Sekretaris PD KBPP Polri Sumsel didampingi Wakil Ketua Ade Irawansyam. Rabu 27 Mei 2026 di Kola

    Dikatakan, pemotongan hewan kurban bantuan Kapolda Sumsel di potong, hari Rabu 27 Mei 2026 di Kolam pemancingan Sri Mulya Kecamatan Sematang Borang Palembang.

    “Pihak KBPP Polri Sumsel memastikan bahwa daging hasil pemotongan hewan kurban ini nantinya akan didistribusikan secara adil kepada anggota dan masyarakat yang membutuhkan,

  • Wujud Kepedulian : Kapolda Sumsel Serahkan Bantuan Sapi kepada KBPP Polri Sumsel

    Wujud Kepedulian : Kapolda Sumsel Serahkan Bantuan Sapi kepada KBPP Polri Sumsel

    Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 H, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan, Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menunjukkan wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada keluarga besar Polri di Sumatera Selatan

    Rabu 27 Mei 2026, Kapolda Sumsel menyerahkan bantuan berupa 1 (satu) ekor sapi kurban yang ditujukan khusus untuk Keluarga Besar Putra-Putri (KBPP) Polri Daerah Sumatera Selatan.

    Bantuan hewan kurban jumbo diterima oleh Ketua PD KBPP Polri Sumatera Selatan M.Yansuri, SP di Palembang. Momentum ini menjadi simbol mempererat tali silaturahmi serta sinergitas antara institusi Polda Sumsel dengan organisasi keluarga besar putra-putri purnawirawan Polri di wilayah Sumatera Selatan.

    “Bantuan ini merupakan bentuk rasa syukur, kepedulian, dan kehadiran institusi Polri di tengah-tengah keluarga besarnya. Semoga hewan kurban ini membawa berkah dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh keluarga besar KBPP Polri Sumsel serta masyarakat sekitar yang berhak menerimanya,”ujar perwakilan pihak Polda Sumsel saat penyerahan.

    Sementara itu, Ketua PD KBPP Polri Sumatera Selatan, M.Yansuri, S.IP yang diwakil Sekretaris Mr. Soki dan Wakil Ketua Ade Irawansyam menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bapak Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    “Bantuan ini menegaskan bahwa KBPP Polri selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar Polda Sumsel,”Kata Mr. Soki Sekretaris PD KBPP Polri Sumsel didampingi Wakil Ketua Ade Irawansyam. Rabu 27 Mei 2026 di Kola

    Dikatakan, pemotongan hewan kurban bantuan Kapolda Sumsel di potong, hari Rabu 27 Mei 2026 di Kolam pemancingan Sri Mulya Kecamatan Sematang Borang Palembang.

    “Pihak KBPP Polri Sumsel memastikan bahwa daging hasil pemotongan hewan kurban ini nantinya akan didistribusikan secara adil kepada anggota dan masyarakat yang membutuhkan,

  • Hewan Kurban Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Diserahkan Ke Ponpes Al-Fakhriyah OKU

    Hewan Kurban Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Diserahkan Ke Ponpes Al-Fakhriyah OKU

    Baturaja- Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, melalui Kapolres Oku Akbp Endro Aribowo, menyerahkan hewan qurban satu ekor Sapi secara simbolis kepada Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fakhriyah Oku. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (26/05/2026) di halaman Ponpes Al-Fakhriyah Oku.

    Kapolres Oku menyampaikan bahwa inti dari berqurban adalah untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan menumbuhkan rasa keikhlasan serta kepedulian untuk berbagi dengan sesama, khususnya kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, hal ini juga untuk lebih mendekatkan antara jajaran Kepolisian dengan masyarakat.

    Kapolda Sumsel juga menitipkan salam sekaligus mengamanahkan jika daging sapi kurban tersebut untuk dibagikan kepada masyarakat di sekitar masjid.

    “Semoga apa yang saat ini kami serahkan dari Kapolda bisa menjadikan barokah serta amal bagi kita semua. Ujar Kapolres Oku.

    Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fakhriyah Oku beserta anggota, menyambut positif pemberian hewan kurban dari Kapolda Sumsel melalui Kapolres Oku.

    Sebab dengan adanya tambahan hewan kurban dari ini, semakin banyak daging yang bisa dibagikan kepada masyarakat.

    “Semoga daging hewan kurban dari Kapolda Sumsel melalui Kapolres Oku ini berkah bagi semua. Sehingga jalinan silaturahim semakin erat dan dapat tercipta situasi yang kondusif di Kab. Oku, Ucapnya.

  • Hewan Kurban Kapolda Sumsel Diserahkan Ke Ponpes Al-Fakhriyah OKU

    Hewan Kurban Kapolda Sumsel Diserahkan Ke Ponpes Al-Fakhriyah OKU

    Baturaja- Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, melalui Kapolres Oku Akbp Endro Aribowo, menyerahkan hewan qurban satu ekor Sapi secara simbolis kepada Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fakhriyah Oku. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (26/05/2026) di halaman Ponpes Al-Fakhriyah Oku.

    Kapolres Oku menyampaikan bahwa inti dari berqurban adalah untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan menumbuhkan rasa keikhlasan serta kepedulian untuk berbagi dengan sesama, khususnya kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, hal ini juga untuk lebih mendekatkan antara jajaran Kepolisian dengan masyarakat.

    Kapolda Sumsel juga menitipkan salam sekaligus mengamanahkan jika daging sapi kurban tersebut untuk dibagikan kepada masyarakat di sekitar masjid.

    “Semoga apa yang saat ini kami serahkan dari Kapolda bisa menjadikan barokah serta amal bagi kita semua. Ujar Kapolres Oku.

    Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fakhriyah Oku beserta anggota, menyambut positif pemberian hewan kurban dari Kapolda Sumsel melalui Kapolres Oku.

    Sebab dengan adanya tambahan hewan kurban dari ini, semakin banyak daging yang bisa dibagikan kepada masyarakat.

    “Semoga daging hewan kurban dari Kapolda Sumsel melalui Kapolres Oku ini berkah bagi semua. Sehingga jalinan silaturahim semakin erat dan dapat tercipta situasi yang kondusif di Kab. Oku, Ucapnya.

  • Kapolda Sumsel Kurban Sapi 1,1 Ton Jenis Simental di Lubuklinggau

    Kapolda Sumsel Kurban Sapi 1,1 Ton Jenis Simental di Lubuklinggau


    Sapi kurban 1,1 ton dari Kapolda Sumsel untuk warga Lubuklinggau (Foto: Istimewa/Polres Lubuklinggau)
    Lubuklinggau – Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho berkurban di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, satu ekor sapi untuk perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Sapi jenis simental berbobot 1,1 ton tersebut diberi nama Guntama.
    Diketahui sapi tersebut dibeli dari peternak lokal di wilayah Kelurahan Jogoboyo, Lubuklinggau. Nantinya sapi tersebut akan dipotong di Masjid Agung As-salam pada Rabu (27/5/2026) usai Salat Idul Adha.

    Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan mengatakan ada sebanyak tiga ekor sapi kurban pemberian dari Kapolda Sumsel. Sapi tersebut merupakan bentuk perhatian Kapolda Sumsel kepada masyarakat Lubuklinggau.

    “Sapi ini merupakan pemberian Pak kapolda untuk masyarakat Lubuklinggau. Untuk yang paling besar di Masjid Agung As-Salam, sementara dua ekor lainnya masing-masing di pondok pesantren Uswatun Hasanah dan Masjid Jannati Adnin,” katanya, Selasa (26/5/2026).

    “Setelah ketiga sapi itu dipotong, nanti dagingnya akan dibagikan kepada warga sekitar terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dilingkungan masjid,” sambungnya.

    Sementara itu, Ketua Harian Masjid Agung As-salam Herman Jaya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak kepolisian karena telah berkurban di masjid Agung As-salam.

    “Kita ucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian dalam hal ini Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho. Nanti daging kurban itu akan dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

    Herman menyebutkan total kurban yang ada di Masjid Agung As-salam berjumlah delapan sapi dan dua kambing termasuk punya Kapolda Sumsel. Ia menambahkan untuk nama-nama calon penerima sudah terdata dan nanti akan dibagikan sesuai dengan nama yang telah terdata.

    “Dengan itu demi ketertiban panitia tetap pada prosedur yang sudah ditentukan, panitia kurban harus memberikan daging kurban kepada masyarakat sekitar yang sudah didata dan diberi kupon sebelumnya,” tuturnya.

  • Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Positif Wajib dan Harus Terus Dipertahankan

    Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Positif Wajib dan Harus Terus Dipertahankan

    Jakarta – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. mengimbau seluruh pihak untuk terus mendorong dan mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

    “Tentu kita harus terus mendorong agar tren pertumbuhan yang positif ini dapat terus kita jaga dan tingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang,” kata Ace saat membuka Seminar Nasional Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27 di Ruang Dwi Warna Purwa, Lemhannas RI, Selasa (26/5).

    Seminar yang mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik Global” itu dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi nasional saat ini. Pada kuartal pertama 2026, perekonomian Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,6 persen. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara anggota G20. Capaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi nasional yang kokoh dalam menghadapi ketidakpastian global.

    Ace menegaskan bahwa tren positif ini harus dijaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI. Presiden telah menetapkan kerangka ekonomi makro di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.

    “Untuk tahun depan, tahun 2027, Bapak Presiden Prabowo telah menyampaikan dalam pidato pengantar ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal di DPR RI, 20 Mei 2026, target pertumbuhan ekonomi kita mencapai kisaran 5,6 persen sampai dengan 6,5 persen,” tegas Ace.

    Untuk mencapai target tersebut, Ace menilai pemerintah perlu menyiapkan strategi dan rencana mitigasi yang tepat guna mengantisipasi dampak dinamika geopolitik, sekaligus memperkuat ketahanan nasional melalui kebijakan yang terukur, cermat, dan efektif. Kemudahan investasi bagi para investor serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga juga perlu ditingkatkan demi memperkuat sinergi kebijakan di sektor keuangan.

    “Kita harus mendorong sinergitas kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk memperkuat stabilitas di tengah volatilitas pasar keuangan global guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Ace.

    Melalui seminar ini, Ace berharap para peserta mampu berpikir kreatif dan menghasilkan strategi konkret untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis data bagi peningkatan ekonomi nasional ke depan.

    Seminar yang digelar menjelang akhir masa pendidikan peserta P3N 27 ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo; Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu; Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu; serta beberapa pakar lainnya.

    Turut hadir mendampingi Gubernur Lemhannas RI, Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma dan Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P.

  • Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Positif Wajib dan Harus Terus Dipertahankan

    Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Positif Wajib dan Harus Terus Dipertahankan

    Jakarta – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. mengimbau seluruh pihak untuk terus mendorong dan mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

    “Tentu kita harus terus mendorong agar tren pertumbuhan yang positif ini dapat terus kita jaga dan tingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang,” kata Ace saat membuka Seminar Nasional Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27 di Ruang Dwi Warna Purwa, Lemhannas RI, Selasa (26/5).

    Seminar yang mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik Global” itu dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi nasional saat ini. Pada kuartal pertama 2026, perekonomian Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,6 persen. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara anggota G20. Capaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi nasional yang kokoh dalam menghadapi ketidakpastian global.

    Ace menegaskan bahwa tren positif ini harus dijaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI. Presiden telah menetapkan kerangka ekonomi makro di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.

    “Untuk tahun depan, tahun 2027, Bapak Presiden Prabowo telah menyampaikan dalam pidato pengantar ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal di DPR RI, 20 Mei 2026, target pertumbuhan ekonomi kita mencapai kisaran 5,6 persen sampai dengan 6,5 persen,” tegas Ace.

    Untuk mencapai target tersebut, Ace menilai pemerintah perlu menyiapkan strategi dan rencana mitigasi yang tepat guna mengantisipasi dampak dinamika geopolitik, sekaligus memperkuat ketahanan nasional melalui kebijakan yang terukur, cermat, dan efektif. Kemudahan investasi bagi para investor serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga juga perlu ditingkatkan demi memperkuat sinergi kebijakan di sektor keuangan.

    “Kita harus mendorong sinergitas kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk memperkuat stabilitas di tengah volatilitas pasar keuangan global guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Ace.

    Melalui seminar ini, Ace berharap para peserta mampu berpikir kreatif dan menghasilkan strategi konkret untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis data bagi peningkatan ekonomi nasional ke depan.

    Seminar yang digelar menjelang akhir masa pendidikan peserta P3N 27 ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo; Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu; Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu; serta beberapa pakar lainnya.

    Turut hadir mendampingi Gubernur Lemhannas RI, Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma dan Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P.

  • Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Positif Ini Wajib dan Harus Terus Dipertahankan

    Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Positif Ini Wajib dan Harus Terus Dipertahankan

    Jakarta – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. mengimbau seluruh pihak untuk terus mendorong dan mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

    “Tentu kita harus terus mendorong agar tren pertumbuhan yang positif ini dapat terus kita jaga dan tingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang,” kata Ace saat membuka Seminar Nasional Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27 di Ruang Dwi Warna Purwa, Lemhannas RI, Selasa (26/5).

    Seminar yang mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik Global” itu dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi nasional saat ini. Pada kuartal pertama 2026, perekonomian Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,6 persen. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara anggota G20. Capaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi nasional yang kokoh dalam menghadapi ketidakpastian global.

    Ace menegaskan bahwa tren positif ini harus dijaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI. Presiden telah menetapkan kerangka ekonomi makro di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.

    “Untuk tahun depan, tahun 2027, Bapak Presiden Prabowo telah menyampaikan dalam pidato pengantar ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal di DPR RI, 20 Mei 2026, target pertumbuhan ekonomi kita mencapai kisaran 5,6 persen sampai dengan 6,5 persen,” tegas Ace.

    Untuk mencapai target tersebut, Ace menilai pemerintah perlu menyiapkan strategi dan rencana mitigasi yang tepat guna mengantisipasi dampak dinamika geopolitik, sekaligus memperkuat ketahanan nasional melalui kebijakan yang terukur, cermat, dan efektif. Kemudahan investasi bagi para investor serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga juga perlu ditingkatkan demi memperkuat sinergi kebijakan di sektor keuangan.

    “Kita harus mendorong sinergitas kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk memperkuat stabilitas di tengah volatilitas pasar keuangan global guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Ace.

    Melalui seminar ini, Ace berharap para peserta mampu berpikir kreatif dan menghasilkan strategi konkret untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis data bagi peningkatan ekonomi nasional ke depan.

    Seminar yang digelar menjelang akhir masa pendidikan peserta P3N 27 ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo; Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu; Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu; serta beberapa pakar lainnya.

    Turut hadir mendampingi Gubernur Lemhannas RI, Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma dan Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P.